Tampilkan postingan dengan label Lihat! Inilah Allah Kita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lihat! Inilah Allah Kita. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 November 2014

Lihat! Inilah Allah Kita


1, 2. (a) Pertanyaan apa saja yang ingin Saudara ajukan kepada Allah? (b) Apa yang Musa tanyakan kepada Allah?
DAPATKAH Saudara membayangkan bagaimana rasanya bercakap-cakap dengan Allah? Memikirkannya saja sudah menggugah perasaan takjub—Pribadi Yang Berdaulat di alam semesta berbicara kepada Saudara! Pada awalnya, Saudara ragu, tetapi akhirnya Saudara dapat menjawab. Ia mendengarkan, Ia menanggapi, dan bahkan Ia membuat Saudara merasa leluasa untuk mengajukan pertanyaan apa saja. Nah, apa yang ingin Saudara tanyakan?
2 Lama berselang, ada seorang pria yang berada dalam situasi yang persis seperti itu. Namanya adalah Musa. Namun, pertanyaan yang ia pilih untuk diajukan kepada Allah bisa jadi mengejutkan Saudara. Ia tidak bertanya tentang dirinya sendiri, masa depannya, atau bahkan keadaan menyedihkan yang dialami umat manusia. Sebaliknya, ia menanyakan nama Allah. Pertanyaan itu mungkin aneh bagi Saudara karena Musa sudah mengetahui nama pribadi Allah. Kalau begitu, pertanyaannya pasti mempunyai makna yang lebih dalam. Sebenarnya, itulah pertanyaan terpenting yang pernah Musa ajukan. Jawabannya mempengaruhi kita semua. Jawaban tersebut dapat membantu Saudara mengambil sebuah langkah penting untuk mendekat kepada Allah. Mengapa demikian? Marilah kita tinjau percakapan yang luar biasa tersebut.
3, 4. Peristiwa apa yang mendahului percakapan Musa dengan Allah, dan apa inti percakapan itu?