KERAJAAN ALLAH
Perwujudan dan pelaksanaan kedaulatan universal Allah
atas makhluk-makhluk ciptaan-Nya, atau sarana yang Ia gunakan untuk tujuan
tersebut. (Mz 103:19) Frasa ini khususnya digunakan untuk perwujudan kedaulatan
Allah melalui suatu pemerintahan berbentuk kerajaan yang dikepalai oleh
Putra-Nya, Kristus Yesus.
Kata yang diterjemahkan ”kerajaan” dalam Kitab-Kitab
Yunani Kristen adalah ba·si·lei′a, yang berarti ”sebuah kerajaan,
wilayah, daerah atau negeri yang diperintah oleh seorang raja; kuasa, wewenang,
daerah kekuasaan, pemerintahan seorang raja; kebesaran kerajaan, gelar dan
kehormatan seorang raja”. (The Analytical Greek Lexicon,
1908, hlm. 67) Markus dan Lukas sering kali menggunakan frasa ”kerajaan
Allah”, sedangkan dalam catatan Matius frasa yang paralel, ”kerajaan surga”,
muncul sebanyak kira-kira 30 kali.—Bdk. Mrk 10:23 dan Luk 18:24
dengan Mat 19:23, 24; lihat KERAJAAN; LANGIT DAN SURGA (Surga).
Dalam hal struktur dan fungsinya, pemerintahan Allah
adalah suatu teokrasi sejati (dari Yn. the·os′, allah, dan kra′tos,
pemerintahan), pemerintahan oleh Allah. Istilah ”teokrasi” diakui berasal dari
sejarawan Yahudi bernama Yosefus dari abad pertama M, yang tampaknya
menciptakan istilah ini dalam karyanya Against Apion (II, 164,
165 [17]). Mengenai pemerintahan yang dibentuk atas Israel di Sinai, Yosefus
menulis, ”Beberapa kelompok masyarakat mempercayakan kekuasaan politik
tertingginya kepada monarki, kelompok-kelompok lain kepada oligarki, tetapi ada
pula yang mempercayakannya kepada rakyat. Akan tetapi, pemberi hukum kita tidak
tertarik kepada salah satu pun di antara bentuk-bentuk pemerintahan tersebut,
sebaliknya, kepada negaranya ia memberikan suatu bentuk yang—jika boleh
menggunakan istilah yang dipaksakan—dapat disebut suatu ’teokrasi [Yn., the·o·kra·ti′an]’,
dengan menempatkan semua kedaulatan dan wewenang di tangan Allah.” Tentu saja,
agar menjadi suatu teokrasi sejati, pemerintahan itu tidak mungkin ditetapkan
oleh legislator manusia mana pun, misalnya oleh Musa, tetapi harus ditetapkan
dan dibentuk oleh Allah. Catatan Alkitab memperlihatkan bahwa demikianlah
halnya.